ILHAM WAHYUDI - Building Professional

Posted December 5, 2017No comments | Uncategorized

ARTIKEL GREEN BUILDING

Sektor Bangunan berkontribusi cukup besar dalam hal dampak terhadap lingkungan, terutama dalam hal lahan (site), energy, air, penggunaan material, kesehatan dalam ruangan, dan lain-lain. Untuk itu perlunya penerapan suatu konsep bangunan hijau (green building) dalam suatu konsep ini diperlukan suatu acuan yang terukur, obyektif, dilakukan evaluasi secara periodic, dan dapat minimal memenuhi peraturan yang berlaku bahkan lebih baik. Banyak Acuan Green Building yang digunakan baik dari negara lain seperti : Green Mark Singapore, LEED-US, dll. Atau dalam negeri seperti GBCI (Green Building Council Indonesia) yang dikenal dengan nama ratingnya yaitu Greenship. Beberapa poin-poin kategorinya adalah :
1. Appropriate Site Development (ASD)
2. Energy Efficiency Conservation (EEC)
3. Water Conservation (WAC)
4. Material Resources and Cycle (MRC)
5. Indoor Health and Comfort (IHC)
6. Building Environment Management (BEM)
Kategori-kategori diatas dilakukan melalui analisa, perhitungan, dan konsep yang menekankan pada perancangan green, yang dilakukan oleh seorang profesional yang berpengalaman, yang dinamakan dengan Greenship Professional karena nantinya data-data dari poin-poin tersebut akan diuji dan diverifikasi oleh assessor yang berpengalaman juga dalam hal teknis dan lainnya.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>